Review Avatar

Bagaimana kalau kalian menonton sebuah film yang indah? Ya, indah dari segi cerita dan gambar. Kalau kalian mencari film seperti itu, maka AVATAR adalah pilihan yang tepat untuk hal ini. Saya pertama kalinya tak menyangka bahwa film ini lebih indah daripada apa yang saya pikirkan pertama kali tentang film-film bertajuk animasi. Biasanya film-film animasi tidak pernah begitu berat ceritanya, terlebih lagi ini buatan Hollywood, yang mana kita tahu bagaimana cara Amerika membuat film animasi, sehingga kita tahu kalau film-film mereka selalu kalah dari film-film Jepang. Tapi, anda akan berkata lain setelah melihat film.

Film yang dibuat oleh James Cameron ini adalah salah satu film mahal. Ya, kurang lebih menghabiskan biaya sekitar 700 Juta dollar AS. Dan menurut data Hollywood, film ini adalah film yang menduduki peringkat pertama dengan penghasilan tertinggi. Konon kabarnya juga film ini dibuat selama 15 tahun. Dari bentuk animasi yang sangat halus, berwarna dan sangat cantik, mata kita akan dimanjakan selama 3 jam.

Cerita ini berawal dari invasi manusia ke sebuah planet bernama Pandora. Diketahui planet Pandora mempunyai sebuah bahan tambang terbesar, dan itu ada di bawah Pohon keramat yang dipercaya oleh makhluk-makhluk penghuni planet ini sebagai Eywa tempat para leluhur mereka, kekuatan terbesar yang ada di planet ini. Na’vi adalah penduduk planet ini, bertubuh dua kali lebih besar dari tubuh manusia, berwarna biru dan di rambut mereka ada semacam sebuah bagian tubuh untuk berhubungan dengan berbagai objek yang ada di dunia itu, seperti binatang ataupun pohon.

Jake Sully seorang marinir yang kakinya lumpuh karena sebuah kecelakaan. Kakaknya Tomy telah meninggal dan ia mewarisi Avatar yang dibuat sesuai dengan DNA kakaknya. Manusia menggunakan sebuah alat untuk menjadi pengendali AVATAR. Manusia yang terhubung dengan AVATAR ini masuk ke sebuah tabung dan otak mereka terkoneksi. Jadi apapun yang tubuh AVATAR mereka rasakan, dapat juga dirasakan oleh tubuh manusia mereka. Tentu saja Jake yang sebelumnya tidak bisa berjalan, ketika pertama kali bisa berjalan sangat senang, bahkan ia berlari untuk merasakan tanah untuk merasakan sensasi memakai tubuh AVATAR.

Misi utama manusia adalah bernegosiasi dengan Na’vi untuk pindah ke tempat lain, sebab manusia ingin melakukan penambangan di sana. Di planet ini oksigen bercampur dengan gas, sehingga untuk bernafas manusia membutuhkan gas mask. Kondisi inilah yang membuat mereka membuat AVATAR sendiri dan dikendalikan oleh sebuah alat.

Ketika pertama kali mengeksplorasi, Jake terpencar dengan teman-temannya dan berkenalan dengan makhluk bernama Neytiri, seorang anak kepala suku. Neytiri sendiri adalah seorang AVATAR wanita. Jake menjadi spesial karena ia diberkahi oleh Eywa, roh agung yang menguasai Pandora. Akhirnya Jake belajar menjadi Octawanga, yaitu warga Na’vi. Dan kepala suku mengutus Neytiri untuk mengajari Jake menjadi penduduk Pandora, menunggangi kuda, mengenal Eywa, dan juga menunggangi ikran–makhluk yang bersayap. Dan Jake punya waktu tiga bulan untuk belajar menjadi bagian dari mereka.

Ternyata selama belajar tersebut, Jake makin jatuh cinta kepada Neytiri, dan ia merasa tidak mungkin untuk bisa menyuruh mereka semua meninggalkan kampung halaman mereka. Dan ternyata itu terendus oleh Jendral yang memimpin Jake untuk operasi itu. Akhirnya seluruh para tentara menyerang pohon tempat para Na’vi tinggal, tentu saja seluruh penghuni menganggap Jake adalah seorang pengkhianat. Dalam satu hari banyak korban berjatuhan akibat serangan itu. Jake yang tidak bisa bernegosiasi dengan para penduduk, akhirnya ditahan, namun ia dan teman-temannya berhasil melarikan diri.

Kini Jake berusaha mati-matian untuk mengembalikan kepercayaan para penduduk asli Pandora. Apalagi salah seorang temannya Dr. Grace Augustin tertembak ketika melarikan diri dari tahanan. Ia pun nekat untuk mengambil ikran terkuat agar menjadi Toruck Makto seorang rider terkuat di Pandora yang sebelumnya hanya dimiliki oleh kakek Neytiri. Neytiri yang sebelumnya membenci pengkhianatan Jake, akhirnya mulai luluh. Jake memohon untuk bisa menyelamatkan Grace dengan cara menyatukan ruh dari Grace ke tubuh Avatarnya, namun karena kondisi Grace lemah ia tak selamat. Akhirnya Jake mengumpulkan seluruh suku untuk berjuang bersamanya, sementara itu para tentara mengetahui bahwa ada pengumpulan massa yang dilakukan oleh para Na’vi. Akhirnya mereka pun ingin menyerang pohon keramat.

Pertempuran tak bisa dihindari antara para tentara dengan para Na’vi. Terus terang saya nggak bisa menceritakan pertempuran ini karena sangat seru dan sukar untuk diceritakan. Dan selama pertempuran ini anda akan menahan nafas untuk melihat seluruh ketegangan yang ada. Tentu saja, anda akan shock terhadap kejutan-kejutan yang terjadi di film ini, yang tidak disangka sebelumnya. Walaupun endingnya bisa ditebak, paling tidak kita mendapatkan sebuah spekulasi bahwa film ini masih bersambung, kemungkinan akan dibuat sequelnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.