The Way I Love You

Posting kali ini adalah sebuah postingan pribadi sebenarya, bisa jadi ini adalah buku harian. Karena ini adalah tempatku untuk nge-junk, jadi nikmati saja ala kadarnya. :P Here we go.

Kukenali Dirimu adalah seorang yang menawan. Engkau anggun bak bidadari. Dirimulah satu-satunya yang membuatku penasaran. Seandainya engkau tahu betapa diriku selalu memperhatikanmu, selalu mengharap kepadamu, mungkinkah engkau akan lari dariku? Aku selalu pesimis apabila berpikir tentang dirimu. Mungkin kamu bisa membaca apa yang ada di dalam hatiku, dari setiap tatapanku, dari setiap kata-kataku, dari setiap sikapku padamu, mungkin kau bisa membaca betapa spesialnya dirimu bagiku.

Kata orang cinta itu tidak bisa ditEbak, ia datang dan pergi begitu saja. Tahukah kamu yang aku rasakan sekarang? Di saat berbicara padamu lidahku kelu, di saat dirimu menatapku rasanya wajahku serasa terbakar, disaat dirimu melintas di depanku, jantungku berdebar cepat. Inilah yang dinamakan jatuh cinta. Aku sudah lama merasakan ini dan sampai sekarang perasaan ini tidak pernah hilang. Aku ingin bisa meraihmu, bercanda denganmu, berbicara denganmu, Walaupun mungkin hal itu tidak mungkin untuk saat ini.

Ketika kau pergi bersama orang lain, hal itu membuatku serasa terbakar emosi, cemburu, dan itupun aku simpan. Aku biarkan rasa cemburu itu terbakar di dalam dada. Aku tahan, aku berikan kesabaran kepada diriku sendiri. Aku berusaha meyakinkan diriku tentang arti sebuah kesabaran. Ini adalah kesabaran hingga nantinya aku ingIn datang kepadamu dalam keadaan yang lebih baik. Dalam keadaan di mana aku bIsa benar-benar mengatakan, “Aku ciNta kepadamu, sejak pertama kali melihatmu, sejak dulu, dan sampai sekarang perasaan itu tidak pernah berubah. Dan untuk itulah aku ingin menikah Denganmu”.

Ketahuilah aku tak peduli terhadap Apa yang terjadi pada masa lalumu. Aku tak peduli engkau adalaH seorang wanita yang manja. Aku juga tak Peduli terhadap apa yang kau alami, apa yang kau rasakan, rasa sakit apa yang kau keluhkan, aku pun tak peduli apapun yang engkau minta, ini adalah bukti bahwa cintaku padamU adalah cinta yang buta. Engkau seluruhnya indah bagiku, Seandainya ada kekuranganmu, aku akan berusaha mencintai kekuranganmu.

Hidup ini aku tahu sulit, sesulit diriku untuk bisa mendapatkan cintamu. Kalau saja aku bisa buat semuanya mudah, maka sudah sejak dulu aku daPatkan cintamu. Aku ingin engkau tahu, bahwa aku sangat-sangat mencintaImu. Seandainya engkau tidak tahupun, aku ingin terus mencintaimu, selamanya. Aku sangat berharap kepadamu, tapi aku juga tak bisa memaksa terhadap yang namanya jodoh. Aku selalu berharap dan memimpikanmu, di atas penantian kesabaran, di atas penantian yang sangat panjang yang aku tak Tahu apakah aku sanggup bersabar, berjalan di atas kesabaran yang sangat panjang.

Waktuku mungkin tAk banyak, waktumu juga mungkin tak banyak. Seandainya engkau bertanya tentang diriku, seandainya engkau bertanya tentang perasaanku kepadamu, aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sangat mencintaimu. Aku tak akan lari dan aku akan terus menunggu hingga saat itu tiba. MeSkipun aku tahu mungkin kau tidak mungkin menungguku.

Setiap orang butuh alasan untuk sesuatu hal, tapi aku tidak punya alasan untuk mencintaimu. Aku melihat engkaulah yang pantas untuk aku cintai, untuk Aku sayangi. Seandainya aku tidak bertemu denganmu dulu, mungkin tidak sepeRti ini, tapi kita ditakdirkan untuk bertemu. Kau sekarang berada di hadapanku, entah aku bermimpi ataukah aku terjaga. Aku hanya melihatmu seorang dan aku acuhkan yang lain. Kau adalah wanita yang tegar, kau tidak ingin menjual imanmu, itulah mungkin satu-satunya alasanku untuk ingin bersamamu. Wanita-wanita sepertimulah yang sanggup mendampingiku untuk merubah dunia ini, untuk menjadi pemimpin bagI setiap manusia.

Wahai Dewiku, seandainya engkau membaca Isi hatiku ini. Aku akan terus mencintaimu selamanya, walauPun aku tak akan bertemu denganmu. Tapi aku menyerahkan semuanya kepada Yang Di Atas. Dialah yang akan memberikan apapun yang aku minta. Aku pasrah kepada-Nya. Aku sangat berharap kepadamu, kepada cintamu. Untuk menjaga agamaku, untuk menjaga hatiku, jiwaku. Aku akan terus simpan perasaanku, hingga jiwaku hancur, di luar aku tahu aku membohongi semua orang tapi di dalam aku sangat mencintaimu. Aku akan terus menyimpannya hingga suatu saat aku bisa mengatakannya, hingga aku bisa menjadi bagian dari dirimu yang tak terpisahkan.

Yang terakhir……aku yakin kesabaran akan menyelamatkanku.

I love you My Goddess.

terkadang sesuatu yang tidak pada tempatnya adalah jawaban atas dirimu.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.